Aneh ya,
Solusi AIDS kondomisasi
Solusi zina lokalisasi
Solusi narkoba rehabilitasi
Solusi nyalurin syahwat pacarisasi
Jangan heran kalau yang merebak:
# pornoaksi
# hamilisasi
ujungnya...
# aborsi
Secara gitu, wong kemaksiatan banyak sponsornya di negeri ini
Acara televisi menyuguhkan artis yang serba seksi
Perselingkuhan dan perceraian jadi gosip setiap hari
Hedonisme dan materialisme jadi idealisme anak negeri
Musik berbau maksiat jadi trend sampai ke pelosok negeri
Pacaran dan hamil di luar nikah dimaklumi
LALU, DIMANA HATI NURANI ?
DIMANA AKHLAK ISLAMI?
Semoga kita bisa mengevaluasi diri,
dan semakin mendekatkan diri pada illahi. Moga pertolongan Allah untuk negeri kita tercinta ini. Aamiin.
*Boleh di-SHARE. Moga menyadarkan
Setia Furqon Kholid
Tampilkan postingan dengan label setia furqon kholid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label setia furqon kholid. Tampilkan semua postingan
salah prioritas
Diposting oleh
mamen
Label:
setia furqon kholid
/
Comments: (0)
HIDUP BERKUALITAS DENGAN TEPAT PRIORITAS
Sob, kadang kita suka salah prioritas
Yang mestinya dicintai, malah diterlantarkan.
Yang mestinya dijauhi malah digemari
Yang mestinya diingat malah dilupakan.
Yang mestinya dilupakan, malah diingat-ingat.
Orang tua yang mestinya dimuliakan malah disepelekan.
Orang yang baru dikenal, malah diistimewakan.
Saudara yang mestinya disayangi, diacuhkan
Pacar yang menyakiti hati malah dipertahankan
Sahabat yang berkata benar dimusuhi
Sahabat yang hanya membenarkan kata-kata didekati
Target lulus yang mesti dikejar malah ditunda
Hiburan dan pekerjaan yang masih bisa ditunda malah dinomorsatukan.
Nikmat yang sudah diraih lupa disyukuri
Sesuatu yang belum tentu didapat malah dipusingkan.
Sob, semoga kita diberikan kemampuan untuk menentukan prioritas hidup yang tepat untuk hidup dan kehidupan kita di dunia dan di akhirat. Aamiin
Setia Furqon Kholid
Sob, kadang kita suka salah prioritas
Yang mestinya dicintai, malah diterlantarkan.
Yang mestinya dijauhi malah digemari
Yang mestinya diingat malah dilupakan.
Yang mestinya dilupakan, malah diingat-ingat.
Orang tua yang mestinya dimuliakan malah disepelekan.
Orang yang baru dikenal, malah diistimewakan.
Saudara yang mestinya disayangi, diacuhkan
Pacar yang menyakiti hati malah dipertahankan
Sahabat yang berkata benar dimusuhi
Sahabat yang hanya membenarkan kata-kata didekati
Target lulus yang mesti dikejar malah ditunda
Hiburan dan pekerjaan yang masih bisa ditunda malah dinomorsatukan.
Nikmat yang sudah diraih lupa disyukuri
Sesuatu yang belum tentu didapat malah dipusingkan.
Sob, semoga kita diberikan kemampuan untuk menentukan prioritas hidup yang tepat untuk hidup dan kehidupan kita di dunia dan di akhirat. Aamiin
Setia Furqon Kholid
